Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Padang Ikuti Rapat Evaluasi Pengawasan Siber Pemilihan Serentak 2024 di Hotel Grand Sahid Jakarta

#

Evaluasi Pengawasan Siber Pemilihan Serentak 2024 di Hotel Grand Sahid Jakarta

Jakarta, 13 Desember 2024 – Bawaslu Kota Padang turut serta dalam rapat evaluasi pengawasan siber untuk Pemilihan Serentak 2024 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia. Rapat yang berlangsung pada 10 hingga 13 Desember 2024 di Hotel Grand Sahid Jakarta ini dihadiri oleh perwakilan Bawaslu dari seluruh Indonesia dan berbagai pihak terkait, bertujuan untuk membahas penguatan pengawasan siber dalam menghadapi Pemilu yang akan datang.

Pembukaan oleh Loly Suhenti, Anggota Bawaslu RI

Rapat dibuka secara resmi oleh Loly Suhenti, Anggota Bawaslu RI, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pengawasan siber dalam rangka memastikan pemilu yang bersih, jujur, dan adil. Loly menyatakan, “Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi dan media sosial, tantangan pengawasan di dunia maya semakin kompleks. Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu harus memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi potensi pelanggaran yang bisa terjadi melalui platform digital.”

Loly juga menyampaikan harapan agar seluruh jajaran Bawaslu daerah dapat lebih memahami tantangan baru terkait penggunaan teknologi, serta pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan Pemilu yang transparan dan tidak terdistorsi oleh penyebaran informasi palsu, ujaran kebencian, dan praktik kecurangan siber lainnya.

Evaluasi dan Pembahasan Strategi Pengawasan Siber

Selama dua hari, rapat ini membahas berbagai isu terkait pengawasan siber, termasuk penyebaran hoaks, manipulasi data, ujaran kebencian, serta penggunaan teknologi untuk memanipulasi hasil pemilu. Salah satu pokok pembahasan adalah langkah-langkah untuk memperkuat pengawasan terhadap platform media sosial, mengingat peran besar media sosial dalam mempengaruhi opini publik.

 staf pengawasan siber Bawaslu Kota Padang mendapatkan kesempatan untuk berbagi pengalaman serta memperdalam pengetahuan mengenai alat dan teknologi terbaru yang digunakan dalam pengawasan siber. Dalam rapat tersebut, Bawaslu Kota Padang juga turut belajar mengenai strategi untuk mendeteksi dan menanggulangi hoaks, serta pentingnya koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan platform digital untuk mengurangi penyebaran informasi yang tidak benar.

Penutupan oleh Deputi Administrasi Bawaslu RI, Ferdinan Eskol Sirait

Rapat evaluasi ini ditutup oleh Deputi Administrasi Bawaslu RI, Ferdinan Eskol Sirait, yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pengawasan di level daerah. Ferdinan mengatakan, “Kami berharap seluruh Bawaslu daerah dapat memaksimalkan penggunaan teknologi untuk mendeteksi pelanggaran di dunia maya, serta lebih proaktif dalam melibatkan masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan pemilu.”

Ferdinan juga menyampaikan bahwa Bawaslu RI akan terus mendukung penguatan pengawasan siber dengan memberikan pelatihan dan fasilitas yang memadai untuk seluruh anggota Bawaslu di daerah. “Pengawasan siber adalah tugas yang sangat vital, mengingat penyalahgunaan teknologi dapat berpotensi merusak integritas pemilu,” tambah Ferdinan.

Komitmen Bawaslu Kota Padang untuk Pengawasan Siber

Bawaslu Kota Padang, menegaskan bahwa setelah mengikuti rapat evaluasi ini,  semakin siap untuk menghadapi tantangan pengawasan siber dalam Pemilu berikut nya. “Kami akan lebih mengoptimalkan peran teknologi dan alat pemantauan media sosial dalam pengawasan Pemilu berikut nya di Kota Padang. Selain itu, kami juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga informasi yang benar di dunia maya,

Bawaslu Kota Padang juga menyampaikan bahwa pengawasan siber bukan hanya menjadi tugas Bawaslu saja, namun juga merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, lembaga pengawas, serta masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai instansi, termasuk Kominfo, kepolisian, dan media sosial, untuk mengawasi dan menanggulangi potensi pelanggaran yang muncul di dunia maya selama tahapan Pemilu 2024.

Harapan untuk Pemilu yang Bersih dan Demokratis

Dengan adanya rapat evaluasi ini, Bawaslu Kota Padang berharap pengawasan terhadap pemilu, terutama di ranah siber, dapat lebih efektif. “Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa Pemilu 2024 di Kota Padang berjalan dengan jujur, transparan, dan bebas dari kecurangan yang dilakukan melalui teknologi,” 

Rapat evaluasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan Pemilu yang tidak hanya demokratis, tetapi juga bersih dari berbagai bentuk pelanggaran yang bisa merusak integritas demokrasi Indonesia.

humas foto by Ism