Bawaslu Kota Padang Ikuti Workshop Tindak Pidana Pemilihan Gubernur, Bupati/Walikota Gelombang IV di Jakarta
|
Padang 8 Oktober 2024 – Bawaslu Kota Padang mengikuti Lokakarya Tindak Pidana Pemilihan Gubernur, Bupati/Walikota Gelombang IV yang Workshop ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan yang diselenggarakan untuk memperdalam pemahaman terkait prosedur penegakan hukum dalam proses pemilihan kepala daerah. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan sinergi antara tiga unsur penegak hukum yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu), yaitu Bawaslu ,Kepolisian ,Kejaksaan.
Pada kesempatan ini, Bawaslu Kota Padang diwakili Akhiro Murio, SH., SS., M.Pd ,Koordinator Sentra Gakkumdu , unsur Kepolisian Ipda Novi Alfera dan Yogie Fachrie, SH dari unsur Kejasaan
Selama tiga hari pelaksanaan, workshop ini diisi dengan berbagai materi terkait mekanisme dan penanganan tindak pidana kejahatan, mulai dari proses pengumpulan bukti, penyelidikan, hingga tahap penuntutan. Para peserta juga mendapatkan pemaparan terkait strategi pencegahan tindak pidana pemilihan, serta langkah-langkah pengawasan yang efektif untuk meminimalisir potensi pelanggaran dalam setiap tahapan pemilihan
Materi dalam workshop ini disampaikan oleh narasumber yang berasal dari berbagai instansi penegak hukum dan praktisi pemilu, termasuk ahli hukum pidana pemilu dan pakar kebijakan pemilu. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan melakukan simulasi penanganan kasus tindak pidana pemilihan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum secara profesional.
Selain itu, acara ini juga menjadi wadah untuk mempererat koordinasi antar unsur Sentra Gakkumdu, agar penanganan kasus tindak pidana pemilihan dapat berjalan cepat, tepat, dan berkeadilan. Lokakarya ini menekankan pentingnya peran Sentra Gakkumdu dalam mengawal integritas dan transparansi proses pemilu di Indonesia, khususnya di daerah yang akan melaksanakan pemilu kepala daerah.
Dalam acara penutupan, para peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini untuk menjaga kualitas demokrasi dan mewujudkan pemilu yang bersih dan adil di daerah masing-masing.
Humas