Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Padang dan GMNI Padang Berkolaborasi Kuatkan Demokrasi Generasi Muda melalui Dialog Partisipatif

#

Bawaslu Kota Padang dan GMNI Padang Berkolaborasi melalui Dialog Partisipatif

Padang, 3 Februari 2026 – Dalam upaya memperkuat fondasi demokrasi di tengah dinamika kehidupan berbangsa, Badan Pengawas Pemawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Padang menggelar kolaborasi dan konsolidasi demokrasi bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Padang. Kegiatan ini difokuskan pada pendorongan pembelajaran demokrasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, melalui ruang dialog terbuka yang mendalami nilai-nilai demokrasi serta urgensi peran aktif mereka dalam proses berdemokrasi.

Acara yang berlangsung di aula Bawaslu Kota Padang ini diikuti oleh puluhan anggota GMNI dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Sumatera Barat. Selama sesi diskusi, peserta membahas isu-isu krusial seperti pengawasan pemilu yang partisipatif, pencegahan pelanggaran demokrasi, dan strategi peningkatan kesadaran politik di kalangan pemuda. Bawaslu Kota Padang menjadikan organisasi mahasiswa sebagai mitra strategis untuk memperluas jangkauan pengawasan, sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan mendalam tentang regulasi pemilu.

Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat kapasitas mahasiswa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada upaya menjaga kualitas demokrasi yang berintegritas dan berkelanjutan. "Generasi muda adalah pilar utama dalam menjaga integritas demokrasi. Melalui kegiatan ini, kami merangkul GMNI sebagai mitra strategis untuk pengawasan partisipatif, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami, tapi juga aktif berpartisipasi dalam menjaga proses demokrasi kita," ungkap Ketua Bawaslu Kota Padang, dalam keterangan resminya.

#

Sementara itu, perwakilan GMNI Kota Padang menyambut positif inisiatif ini. "Kegiatan bersama Bawaslu memberikan kami wawasan baru tentang peran mahasiswa dalam pengawasan pemilu. Kami siap menjadi garda terdepan dalam mendorong partisipasi masyarakat yang berkualitas," kata salah seorang ketua GMNI.

Latar belakang kolaborasi ini muncul dari kebutuhan mendesak untuk meningkatkan literasi demokrasi di kalangan pemuda, mengingat tantangan seperti hoaks pemilu dan apatisme politik yang masih marak. Bawaslu Kota Padang berharap, sinergi dengan GMNI menjadi model bagi kerjasama dengan organisasi kemahasiswaan lainnya, menjelang tahapan pemilu mendatang. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi workshop praktik pengawasan, materi audiovisual, dan komitmen bersama untuk kampanye digital edukasi demokrasi.

Dengan demikian, kolaborasi Bawaslu Kota Padang dan GMNI tidak hanya menjadi ajang dialog, tapi juga langkah konkret untuk membangun generasi muda yang sadar dan bertanggung jawab dalam demokrasi Indonesia.