Bawaslu Kota Padang Matangkan Strategi Penyelesaian Sengketa Pemilu Melalui Rapat Koordinasi dan Simulasi
|
Padang 20 aPRIL 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Padang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka mematangkan strategi serta memperkuat kapasitas kelembagaan terkait penyelesaian sengketa proses Pemilihan Umum. Kegiatan ini menghadirkan Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Benny Aziz, Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Eriyanti, serta jajaran staf sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat.
Rakor ini diselenggarakan sebagai langkah antisipatif di tengah belum dimulainya tahapan Pemilu. Momentum tersebut dimanfaatkan oleh Bawaslu Kota Padang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam memahami regulasi serta mekanisme penyelesaian sengketa pemilu secara komprehensif dan profesional.
Dalam sambutannya, Benny Aziz menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran strategis dalam memperdalam pemahaman para komisioner dan staf terhadap regulasi serta praktik penyelesaian sengketa. Menurutnya, penguatan kapasitas sejak dini sangat penting guna meminimalisir potensi kesalahan prosedur dalam penanganan sengketa di kemudian hari.
“Rakor ini menjadi ruang pembelajaran yang penting agar seluruh jajaran memiliki pemahaman yang utuh, baik secara normatif maupun teknis, sehingga dapat menjalankan tugas penyelesaian sengketa dengan tepat dan akuntabel,” ujarnya.
Sementara itu, Eriyanti menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan simulasi penanganan penyelesaian sengketa sebagai bagian dari metode pembelajaran praktis. Simulasi ini dirancang untuk menggambarkan secara utuh alur penanganan sengketa, mulai dari tahap penerimaan permohonan, registrasi, pemeriksaan, hingga pengambilan putusan dalam rapat pleno pimpinan.
“Melalui simulasi ini, kita dapat melihat secara langsung sejauh mana kesiapan dan pemahaman jajaran Bawaslu Kota Padang dalam menangani sengketa proses pemilu secara prosedural dan substantif,” jelasnya.
Lebih lanjut, hasil simulasi tersebut kemudian dievaluasi secara menyeluruh sebagai bahan refleksi dan perbaikan ke depan. Evaluasi ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pimpinan dan jajaran sekretariat, serta meningkatkan kualitas koordinasi dalam pelaksanaan tugas-tugas pengawasan, khususnya di bidang penyelesaian sengketa.
Dengan adanya kegiatan ini, Bawaslu Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan dan profesionalisme sumber daya manusia, guna mewujudkan tata kelola penyelesaian sengketa yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pemilu yang kondusif, berintegritas, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi.
@Pp