Bawaslu Kota Padang Terima Policy Brief Unand tentang Strategi Menjangkau Pemilih Gen Z
|
PADANG, 5 Agustus 2026 — Bawaslu Kota Padang menerima kunjungan Departemen Ilmu Politik Universitas Andalas (Unand) dalam rangka penyerahan sekaligus sosialisasi hasil penelitian berbentuk Policy Brief berjudul “Menjangkau Pemilih Gen Z Melalui Media Sosial: Rekomendasi Strategi Sosialisasi, Literasi Politik, dan Pengawasan Pemilu di Kota Padang.” Kegiatan berlangsung di Kantor Bawaslu Kota Padang, Rabu (5/8/2026).
Policy Brief tersebut disusun sebagai bentuk kontribusi akademik dalam memberikan rekomendasi strategis terkait peningkatan efektivitas sosialisasi kepemiluan, penguatan literasi politik, serta pengembangan pengawasan partisipatif melalui pemanfaatan media sosial. Kajian tersebut secara khusus memperhatikan karakteristik pemilih Generasi Z yang memiliki kedekatan dengan teknologi digital dan media sosial.
Dalam pertemuan tersebut, tim Departemen Ilmu Politik Universitas Andalas memaparkan hasil penelitian beserta sejumlah rekomendasi yang dapat menjadi bahan masukan bagi Bawaslu Kota Padang. Pembahasan mencakup strategi sosialisasi, literasi politik, serta pemanfaatan media sosial dalam mendukung partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.
Hasil penelitian tersebut juga menjadi bahan diskusi mengenai tantangan pengawasan di tengah perkembangan teknologi informasi. Media sosial tidak hanya menjadi sarana penyebaran informasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi kepemiluan dan untuk mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya pemilih muda.
Bawaslu Kota Padang menyambut hasil penelitian tersebut sebagai salah satu referensi dalam memperkuat pelaksanaan tugas pengawasan, pencegahan, dan pendidikan politik kepada masyarakat. Masukan berbasis penelitian dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mengembangkan pendekatan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dan karakteristik pemilih muda.
Perwakilan Bawaslu Kota Padang menyampaikan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat menjadi ruang pertukaran pengetahuan antara akademisi dan penyelenggara pemilu.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan Bawaslu merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas demokrasi. Kajian berbasis penelitian seperti ini menjadi masukan yang berharga dalam menyusun strategi pengawasan pemilu yang lebih inovatif, partisipatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman,” ungkap perwakilan Bawaslu Kota Padang.
Selain menjadi forum diseminasi hasil penelitian, pertemuan tersebut juga menjadi ruang diskusi mengenai perkembangan perilaku pemilih muda, pemanfaatan media sosial, serta tantangan dalam membangun literasi politik dan pengawasan partisipatif di era digital.
Bagi Bawaslu Kota Padang, hasil kajian akademik tersebut dapat menjadi salah satu bahan referensi dalam melihat kebutuhan dan pendekatan yang relevan untuk menjangkau pemilih muda. Pertukaran perspektif antara perguruan tinggi dan Bawaslu juga membuka ruang bagi pengembangan gagasan yang berbasis pada penelitian dan kondisi masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat hubungan antara lingkungan akademik dan kelembagaan pengawasan pemilu dalam mendukung pendidikan politik serta pengawasan partisipatif di Kota Padang. Melalui pemanfaatan hasil penelitian dan diskusi yang berkelanjutan, masukan akademik dapat menjadi salah satu sumber pertimbangan dalam pengembangan program kepemiluan yang sesuai dengan perkembangan masyarakat dan teknologi.
@Datin